Ketika seorang karyawan berkata “cukup..!”

31 01 2009

Aku harus mengawali post ini dari sebuah cerita, tentang professional kantoran yang telah berkata “cukup” dan keluar dari perusahaan tempat dia bekerja, yang kemudian memulai usahanya sendiri berdasarkan kemampuan professionalitas yang dia miliki.. well, here we go;

Ada seorang chef yang telah bekerja selama 9 tahun di sebuah restoran hotel berbintang lima terkenal di Jakarta.. karena satu dua hal, dia memiliki perbedaan pendapat dengan management hotel, dia memutuskan untuk keluar dari tempatnya selama ini mencari sesuap berlian serta mencoba memulai usahanya sendiri dengan bekal keahlian dan idealismenya..

Dia menyewa sebuah ruko di daerah ramai, dan mendesainnya secara sederhana.. Setelah menyewa beberapa orang pekerja, dia memulai bisnis rumah makan kecil-kecilannya.. 

Lantas apakah kisahnya berakhir bahagia ? lima bulan berlalu, meskipun daerahnya ramai, restorannya sepi.. lima bulan dia tidak melihat adanya harapan.. ditambah lagi kebiasaannya bekerja di hotel bintang lima, membuatnya secara tidak sadar menggunakan konsep bintang lima yang dia sederhanakan sendiri sesuai modalnya, tetapi akhirnya malah mengakibatkan membengkaknya biaya operasional.. dia pun harus mencari jalan keluar untuk bertahan..

Seiring waktu, dia mulai mengerti apa yang dia perlukan selain kemampuannya dalam hal memasak, selain keyakinannya atas kualitas dan rasa produk yang dia ciptakan, dia mulai mengerti hal lain dalam prinsip marketing yang diperlukan oleh bisnisnya, promosi..! dia tau dan sadar kalau hanya dia yang tau bahwa masakannya enak adalah sia-sia, dia harus memberitahu orang lain bahwa masakannya enak.. Tanpa pikir panjang, dia pun langsung mempromosikan rumah makannya melalui forum yang biasa dia ikuti di internet.. hasilnya ? Restoran kecilnya benar-benar kebanjiran pengunjung..!! Tetapi masalah bukannya selesai, malah bertambah banyak, namun masalah kali ini adalah masalah yang baik..

Masalah itu dimulai dari kurangnya meja dan peralatan makan, seringnya kehabisan stok makanan, banyaknya pengunjung yang tidak sabar, sampai waktu memasak yang semakin lama.. Agar dia tidak kehilangan pengunjungnya, dia pun royal memberikan free service, “demi kepuasan pelanggan” maksudnya..

Satu hari telah dia lalui dan dia berhasil bertahan dari banjir pengunjung yang gila-gilaan, ia tutup hari itu dengan bersenang-senang bersama karyawannya karena lima bulan sudah mereka duduk lesu sambil terkadang ke dapur untuk memasak..

****

Cerita ini belum selesai, karena baru saja tadi aku melihat sang chef dan karyawan-karyawannya sedang duduk-duduk saling tersenyum satu sama lain..

Kejadian hari ini membuat aku lantas berpikir akankan aku juga bisa seperti itu ? sang chef telah keluar dari pekerjaan tetapnya untuk mengadu nasibnya setelah bertahun-tahun memasak dalam gemerlapnya hotel bintang lima, memasak dengan segala fasilitas restoran berkelas, dibantu staff yang memiliki tugas dan keahliannya masing-masing yang mereka dapatkan dari sekolah, memasak dengan tidak perlu memikirkan hal lain, cukup memasak saja..

Professional telah bekerja dengan dibantu professional-professional lain sehingga tidak memperhatikan hal-hal penting lain.. misalnya auditor yang tidak mengetahui konsep marketing, marketer yang tidak mengetahui konsep logistik, atau pun akuntan yang taunya hanya pembukuan.. professional didesain untuk tidak memikirkan hal lain selain bidangnya sendiri..

Temanku, renungkan pertanyaan ini :
“Apakah aku memiliki sesuatu yang bisa membuatku bertahan hidup, apabila aku kehilangan periuk nasiku saat ini..?”





Tutorial Naik Lift

21 01 2009

1. Memeriksa Lift

Untuk menaiki sebuah lift dan belajar menaikinya, tentunya anda memerlukan sebuah lift. Cukup sebuah! Jangan dua! Sungguh! Akan menjadi sulit jika anda menaiki dua lift sekaligus. Saya pun akan kesulitan menuliskan tata caranya!

Setelah anda menemukan sebuah lift, ada baiknya anda memastikan bahwa lift tersebut bekerja dengan baik. Cara memastikannya adalah dengan menunggu, yup menunggu! Anda bisa menunggu seseorang untuk menaiki lift tersebut. Jika orang yang menaiki akhirnya menghilang ,maka bisa di pastikan lift tersebut bekerja dengan baik. Namun jika orang yang menaiki lift tetap berada di dalam lift setelah menaikinya, maka bisa jadi orang tersebut belum mengerti cara menaiki lift. Atau liftnya yang rusak. Maka biarkan orang mencobanya dahulu, agar anda tidak terlalu tolol.

Jika anda tidak menemukan seorangpun yang akan menaiki lift, ada baiknya anda mempromosikan lift tersebut supaya ada orang yang berminat menaikinya. Cara berpromosi sangat banyak, salah satunya adalah merayu orang supaya menaiki lift tersebut dengan janji akan di belikan permen rasa vanilla atau membeberkan kehebatan lift tersebut. Karang aja sebuah cerita bahwa cinta laura pernah menaiki lift tersebut bersama tukul misalnya. Paling tidak membuat orang tertarik untuk menaikinya. Jika masih saja belum berhasil maka ada baiknya anda belajar ilmu bela diri dahulu, supaya bisa mencengkeram orang lain dan menjebloskannya ke dalam lift. Jangan pernah menyerah! Thomas Alfa Edison aja berulang kali gagal kok.

Setelah pasti lift tersebut bisa berfungsi dengan baik, maka lakukan pengecekan tahap ke dua. Caranya adalah dengan memperhatikan setiap lampu di dalam dan diluar lift berfungsi dengan baik. Tidak ada yang padam apa lagi gosong. Perhatikan pula dinding- dinding lift. Pastikan tidak ada tanda- tanda kebakaran di situ. Jika lift terlihat kotor, anda sebaiknya menghubungi petugas kebersihan untuk mengajukan complain terhadap lift tersebut. Jika petugas kebersihan menolak membersihkan lift maka janganlah anda menelepon polisi! Hal ini dapat membuat pengelola gedung marah, karena sulit mencari petugas kebersihan saat ini. Maka sebaiknya yang anda lakukan adalah bersukarela menyapu dan mengepel lift yang akan anda naiki. Anggaplah hal tersebut merupakan kerja bakti di kampung halaman anda.

Setelah lift bersih, anda dapat mebanggakan diri anda kepada orang di sekitar tentang hasil kerja anda. Pasanglah spanduk jika perlu. Hubungi partai politik dan katakan bahwa anda peduli kebersihan, sapa tau mereka tertarik menjadikan anda wakil rakyat dalam pemilu 2009 besok. Jika anda telah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat jangan pernah melupakan tulisan ini.

 

2. Memasuki Lift

Setelah lift terjaga kebersihannya mulailah melangkah memasuki lift. Jangan ragu, anda akan terlihat konyol jika memasukinya dengan ragu- ragu. Setelah memasuki lift, anda dapat melihat beberapa tombol di situ. Sebaiknya kita tidak sembarangan memencet tombol, karena salah satu tombol di situ berfungsi untuk menghancurkan lift tersebut berikut isinya. maka pandangi aja tombol yang ada tulisan angka–angkanya. Angka tersebut bisa tertulis di dekat tombol atau beberapa lift yang modern menuliskan angkanya di tombol. Angka-angka tersebut merupakan lantai yang menjadi tempat pemberhentian lift. Anda dapat memilih beberapa tempat tujuan atau cukup satu saja semuanya terserah anda. Jika anda memilih beberapa tempat tujuan maka, lift akan berhenti di setiap tempat yang tombolnya anda tekan. Oh iya lupa, jika ada petugas yang menarik pungutan atas keinginan anda menaiki lift, sebaiknya jangan di turuti! Karena seringkali petugas tersebut gadungan, mereka hanya menyamar seperti petugas, untuk mendapatkan uang secara tidak halal!

Setelah anda menekan salah satu tombol, biasanya pintu lift akan tertutup. Jangan panik jika hal ini terjadi, dan jangan mencoba mendorong pintu lift. Gak bakal ada gunanya sungguh! Tetap tenang, ada baiknya jika anda memilih angka tertinggi supaya dapat menikmati enaknya naik lift. Anda mungkin akan merasakan sedikit mual.. hanya sedikit.. sedikit sekali.. okelah mungkin juga tidak sama sekali.

Pada saat lift mulai menanjak. Anda dapat menikmati pemandangan lampu lift yang berkedap kedip setiap kali lantai di lewati, tentunya pemandangan ini hanya terjadi jika anda memilih tombol dengan nilai tertinggi tadi. Pandangilah lampu penunjuk tersebut. Beberapa lift modern menyediakan lampu berupa angka untuk hal tersebut. Anda dapat menikmati tontonan angkanya. Sangat jarang anda mendapatkan camilan atau minuman di dalam lift, maka ada baiknya jika anda membawa sendiri semua hal tersebut. Anda dapat memberikan informasi lokasi lift yang memberikan camilan dan minuman gratis, melalui komentar agar saya juga dapat mencobanya.

 

3. Prosedur Keamanan di dalam Lift

Prosedur keamanan dan standart keselamatan di dalam lift, seringkali kurang di perhatikan oleh para penumpang lift. Juga pihak pengelola lift biasanya tidak memberikan bantalan pelindung jika terjadi benturan di lift nya. Anda bisa membawanya dari rumah. Jika di dalam lift anda tidak dapat menggunakan ponsel, maka jangan panik. Karena hal tersebut memang sering terjadi, yakinlah anda bisa menggunakan ponsel anda kembali setelah keluar dari lift. Beberapa lift memang memiliki kemampuan khusus secara otomatis untuk mematikan sinyal ponsel. Kemampuan tersebut sengaja di tanamkan oleh pabrik, supaya lift dapat naik dan turun dengan aman. Teknologi ini belum diadopsi oleh pesawat terbang, sehingga kita harus melakukan secara manual jika di pesawat terbang. Di lift semuanya otomatis.

 

4. Turun dari Lift

Setelah pintu lift terbuka kembali, itu artinya anda telah sampai di tempat tujuan. Yang merupakan lantai di mana tombol yang anda tekan tadi. Keluarlah dari lift secara teratur dan dengan posisi yang benar. Usahakan melangkah menggunakan kaki kiri terlebih dahulu supaya tidak terjatuh.

Jika ada orang yang berdiri di depan anda, dan tidak ada tanda-tanda hendak melangkah. Maka teriakkan saja kalimat jampi–jampi yang merupakan sebuah mantra anti di halangi. Mantra ini telah terbukti manjur untuk di gunakan di seluruh Indonesia. Teriakkan saja mantranya ‘PERMISI’ cukup dah gitu saja.Dan jika dalam keadaan darurat orang tersebut tetap tidak beranjak dari tempatnya anda bisa mendorongnya, untuk pertama kali baiknya menggunakan dorongan yang keras. Namun jika doroangan yang keras membuat orang tersebut marah atau naik pitam, cobalah menyuruhnya untuk mengulangi dan lakukan dengan pelan.

 

5. Selesai

Setelah keluar dari lift, anda boleh berbangga diri dengan keberhasilan anda! Rayakan hal tersebut dengan berpesta 7 hari 7 malam memakan coklat 7 rupa dan mandi 7 hari 8 bulan. Anda berhak atas semua itu. Jika anda berniat untuk turun ke lantai bawah menggunakan lift lagi maka lakukanlah prosedur awal.

Jangan lupa untuk selalu mencuci kaki dan wajah sebelum menggunakan lift. Dan sebaiknya anda tidak merokok di dalam lift. Gunakan pakaian yang sopan dan makan 3 kali sehari secara teratur.

Selamat bersenang-senang..!








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.